Sabda Sebuah Hati Yang Terlanjur Mencintai
Selamat datang di Kumpulan Puisi, pada tulisan puisi saya sebelumnya, saya menulis puisi berjudul Aku Mencintaimu, kali ini saya akan menulis puisi berjudul Sabda Sebuah Hati Yang Terlanjur Mencintai, selamat membacanya...
Menggurat Nuansa Indah pada cakrawala tak terganti
Rembulan malam Bercumbu rayu menyatakan isi Hati
Menangis tertawa membawa sebutir rasa tercuri
malam Itu Saat Gugusan Gemintang menari
Hembusan Mimpi tentang ingin hati
Menggapai Suatu cinta yang putih dan suci
Cinta yang menembus batas garis sang mega
Memberi Aroma Romansa yang terus terjaga
Dimanakah Perempuanku saat ini
Kala Hati begitu syahdu Merasa Apa yang terjadi
Menikmati secuil kisah lampau yang berseri
Kisah bersama seorang bidadari hati
Dan Kini dalam Sejengkal Mimpi Diri
Diri mu hilang pergi dan membenci
Sebongkah Hati Yang begitu menyayangi
selalu teriringi doa terucap mengamini
Sabda Sebuah Hati yang terlanjur mencintai
Tak akan pernah berganti menjadi caci Maki
Begitulah Rasa Yang terukir dan terpatri
ikhlas menanti Senyuman Indah cinta sang Bidadari
Karanggayam, 15 Februari 2007
Untuk Bidadari yang tersayang
Demikian puisi dari saya yang berjudul Sabda Sebuah Hati Yang Terlanjur Mencintai yang dapat saya sampaikan, akhir cerita semoga anda tidak bosan untuk berkunjung ke Kumpulan puisi, karena akan banyak puisi keren tertulis di blog ini.
Menggurat Nuansa Indah pada cakrawala tak terganti
Rembulan malam Bercumbu rayu menyatakan isi Hati
Menangis tertawa membawa sebutir rasa tercuri
malam Itu Saat Gugusan Gemintang menari
Hembusan Mimpi tentang ingin hati
Menggapai Suatu cinta yang putih dan suci
Cinta yang menembus batas garis sang mega
Memberi Aroma Romansa yang terus terjaga
Dimanakah Perempuanku saat ini
Kala Hati begitu syahdu Merasa Apa yang terjadi
Menikmati secuil kisah lampau yang berseri
Kisah bersama seorang bidadari hati
Dan Kini dalam Sejengkal Mimpi Diri
Diri mu hilang pergi dan membenci
Sebongkah Hati Yang begitu menyayangi
selalu teriringi doa terucap mengamini
Sabda Sebuah Hati yang terlanjur mencintai
Tak akan pernah berganti menjadi caci Maki
Begitulah Rasa Yang terukir dan terpatri
ikhlas menanti Senyuman Indah cinta sang Bidadari
Karanggayam, 15 Februari 2007
Untuk Bidadari yang tersayang
Demikian puisi dari saya yang berjudul Sabda Sebuah Hati Yang Terlanjur Mencintai yang dapat saya sampaikan, akhir cerita semoga anda tidak bosan untuk berkunjung ke Kumpulan puisi, karena akan banyak puisi keren tertulis di blog ini.